Kamis, 25 Februari 2010
kutahu kini kau berubah
tak adasenyum, canda dan gurau lagi untukku
yang ada hanya kebencian darimu
ku tahu ini sangat menyakitkan
dan tak adil bagimu
semua ini hanya karena kesalahanku
yang tak mampu untuk merubah diriku
kau lupakan aku sebagai temanmu
kadang disaat kau tak pedulikanku
sebuah pertanyaan muncul di hati ini
"HARUSKAH AKU MEMBENCI DIRIMU????"
tapi ku tak sampai hati untuk melakukannya
walau kini kau sudah berubah
walau kini kau membenciku
walau kini kau tak pedulikanku lagi
kau tetap teman dan sahabatku
UNTUK SELAMANYA
Rabu, 17 Februari 2010
Internet,lebih banyak manfaatnya atau lebih banyak tidak bermanfaat???
0 komentar Diposting oleh kta hati aliena di 22.37Tergantung si pemakai, juga tergantung kepada orang yang mengerti dan bisa menggunakan internet.Mungkin,bagi orang yang tidak mengerti dan tidak bisa menggunakan internet, mereka menganggap internet itu tidak ada manfaatnya atau mungkin hanya sedikit manfaatnya.
Tapi bagi orang yang sudah tahu dan mengerti internet, saya rasa merekaakan menganggap bahwa internet itu banyak manfaatnya.
Saya juga menganggap internet itu bagaikan perpustakaan yang paling utama atau lebih banyak manfaatnya, misalnya kita bisa mengetahui tentang apa yang tidak kita ketahui dengan cara mencarinya lewat internet.
Dari mulai yang harus kita ketahui atau wajib kita ketahui, sampai yang tidak boleh kita ketahui atau yang dilarang semuanya ada di internet,bahkan bisnis sekarang sudah bisa lewat internet'
Meskipun saya belum tahu semua tentang internet, tapi saya mengakui bahwa internet itu lebih banyak manfaatnya.
Saya yakin semua orang yang mengetahui semua tentang internet akan beranggapan sama seperti saya bahwa internet itu banyak manfaatnya, tapi disamping itu internet juga banyak madaratnya.
Sabtu, 13 Februari 2010
yang lama tak ku dendangkan
kau yang ajari aku mengeja nama tuhan
yang lama tersingkir dalam benak
( tahukah kau ???, semua itu membuat
kekagumanku tandas untukmu)
kau izinkanlah aku duduk di beranda hatimu
agar cukup ku dongakan kepala
untuk melihat apa yang tersimpang disana
dan mengambil sebongkah cinta untukku
kau tyang ajari aku nikmati sisa hidup
menghitung karunia yang tak terhingga
bersama saputan jingga di langit biru
bersama usia yang semakin luas
Dan.......
mari kita bersandar
ditiang kasih yang kita tegakan
mari kita berteduh
dibawah pilar kebersamaan yang kita bangun
Rabu, 27 Januari 2010
Hidup terkadang menyakitkan, cobaan datang bertubi-tubi menguji kesabaran kita, terkadang kita merasa putus asa dengan keadaan yang kita alami, namun kita tidak pernah menyadari kalau di balik kesusahan atau cobaan itu ada satu kebahagiaan yang menunggu kita.
ada beberapa hal yang harus kita lakukan dalam menjalani hidup ini:
- bersabarlah
- berdoalah kepada Allah
- yakinkan dalam hati, kalau Allah mendengar doa kita
- tawaqal
- jujurlah, itu kunci utama dalam hidup
- berusahalah sesuai kemampuan kita
- berserah diri kepada Allah, karena dia yang mengatur hidup dan mati kita.
Kamis, 21 Januari 2010
Kamis, 14 Januari 2010
Seandainya semua orang tahu tentang perasaan diriku yang sebenarnya, mungkin mereka akan merasakan apa yang selalu aku rasakan, terlebih tentang kenyataan hidupku yang tak sejalan dengan keinginanku.
Ya...faktor ekonomi yang membuatku bimbang dan resah, keinginanku, keinginan umi dan abi berbeda, maski aku yakin kalau aku mampu dan bisa mendapatkan apa yang aku inginkan, tapi apa kata umi dan abi, terlebih umi, umi yang selalu keukeuh kalau aku jangan di teruskan sekolah.
Aku semakin iri melihat mereka yang mampu melanjutkan sekolah, semua itu karena mereka memiliki rizki lebih dari aku, tapi mereka yang memiliki biaya banyak untuk melanjutkan sekolah tetapi tidak dilanjutkan.......mereka bodoh,mereka sangat bodoh,seandainya mereka tahu betapa aku ingin sekolah lagi mereka akan sadar ketika merasakan menjadi diriku yang selalu manangis karena tidak mampu melanjutkan sekolah lagi.
setiap saat aku selalu berpikir bagai mana caranya agar aku bisa melanjutkan sekolah tanpa biaya dari umi dan abi, aku tidak mungkin minta biaya pada mereka, mereka tidak mampu membiayaiku melanjutkan sekolah lagi, tapi bukan berarti mereka tidak mengijinkan aku tuk melanjutkan sekolah, tapi dari mana mereka mendapatkannya, sedangka keadaan ekonomi pas-pasan, dan akupun udah bersyukur banget bisa sekolah sampai SLTA (Aliyah).
Seandainya aku menjadi mereka, aku ingin sekali menabung untuk biaya sekolah lagi,aku tidak akan menyia-nyiakan anugerah yang telah dibirikan oleh ALLAH yang tidak diberikan kepada orang lain.
BERBAHAGIALAH BAGI ORANG YNG MAMPU MELANJUTKAN SEKOLAH........


